Popular Post

Posted by : Unknown Sabtu, 27 Juli 2013



Persib Bandung mengambil 1 poin di kandang Barito Putra, Stadion Demang Lehman Martapura, Jumat (26/7) malam, dalam lanjutan Liga Super Indonesia 2013. Persib nyaris memenangi pertandingan jika wasit Solikin tidak menganulir gol Kenji Adachihara di waktu tambahan babak kedua. Pertandingan berakhir dengan skor 2-2.
Persib menantang Barito Putra dengan formasi baku seperti yang diterapkannya dalam beberapa pertandingan terakhir, 4-2-3-1. Sedangkan Salahudin menggunakan formasi 4-3-3 dengan trio Konate Makan-Djibril Coulibaly-Dedi Hartono ini lini depan.
Kedua kubu langsung memperagakan permainan cepat dan terbuka sejak wasit Solikin meniup peluit kick off. Tidak seperti biasanya, anak asuh Jajang Nurjaman bermain dengan umpan-umpan panjang. Hasilnya tidak maksimal karena bola sering kali putus sebelum mencapai kotak penalti.
Tendangan kontra salto Kanote Makan ke gawang I Made Wirawan membuat tuan rumah unggul 1-0 pada menit 19. Berawal dari sepak pojok yang berbuah kemelut di depan gawang Persib, peluang itu dikonversikan menjadi gol lewat tendangan Kanote. Gol tersebut dirayakan pemain asal Mali dengan melakukan sujud syukur.
Tidak sampai 10 menit, tim Maung Bandung membalas gol. Tepatnya menit 27n tendangan bebas Tony Sucipto diteruskan tandukan Abanda Herman, membuat skor imbang, 1-1. Defender mualaf inipun melakukan selebrasi gol dengan sujud syukur.
Pencetak gol Persib malam itu mempunyai andil pula dalam terciptanya gol kedua tim lawan yang berjuluk Laskar Antasari. Abanda dinyatakan handball oleh pengadil pertandingan. Coulibaly yang didaulat menjadi eksekutor penalti melaksanakan tugasnya dengan baik. Striker Mali ini mencatat gol ke-18nya musim ini.
Di awal babak kedua, tim asuhan Salahudin lebih banyak melakukan tekanan ke daerah pertahanan Persib. Setidaknya 5 tendangan dilepaskan pemain Barito Putra dari jarak jauh.
Baru berjalan 5 menit, Janur melakukan pergantian pemain. Kapten Firman Utina digantikan tenaga segar Mbida Messi. Ban kapten pun dipindahkan ke lengan Abanda Herman. Pergantian ini sekaligus mengubah formasi permainan menjadi 4-3-3.
Messi langsung mengancam tim lawan dengan tendangan dari luar kotak penalti pada menit 63. Namun kiper Dian Agus masih bisa menangkal bola tersebut.
Untuk mempertajam serangan, Janur pun memainkan Kenji dengan menarik keluar Muhammad Ridwan. Kemudian dilanjutkan dengan mengistirahatkan Asri Akbar dengan memasukkan Atep.
Hasilnya positif, Persib tampil lebih menyerang. Buah dari ketekunan Persib terjadi pada menit 87. Sodoran Kenji di dalam kotak penalti langsung disambar kaki kanan Messi dan bersarang di gawang tim Laskar Antasari. Skor menjadi imbang 2-2.
Di waktu tambahan, Persib mestinya bisa berbalik unggul jika saja wasit Solikin memiliki pandangan berbeda. Sergio mengirimkan umpan pada Kenji di depan gawang. Striker Jepang tersebut tinggal berhadapan dengan kiper Dian Agus. Kenji terlihat memenangkan duel udara dan menceploskan bola ke gawang lawan. Namun, pengadil pertandingan memiliki pandangan lain. Solikin menyatakan Kenji terlebih dahulu melakukan pelanggaran terhadap kiper.
Tak berselang lama, pertandingan pun berakhir dengan skor 2-2. Tambahan 1 poin membuat Persib tertahan di posisi 4 klasemen sementara dengan 55 poin. Sedangkan Barito Putra pun tak beranjak dari posisi 6 tabel klasemen dengan raihan 49 angka.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Persib Maung Bandung - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -